Polisi Diminta Selidiki dan Tindak Teknisi Ponsel Tak Bersertifikasi

Sejumlah warga mengikuti pelatihan teknisi ponsel secara gratis di Posko Kawan Iskandar HP Sitorus, Medan, Sabtu (12/1/2019). Foto/Andi Yusri
MEDAN - Kepolisian didesak untuk menyelidiki dan menindak teknisi telepon seluler (ponsel) yang tidak bersertifikasi. Hal itu dikemukakan Pengamat Sosial, Iskandar HP Sitorus, sekaligus sebagai salah satu konsumen smartphone saat ditemui di Medan.

Iskandar mengatakan, era sekarang ini martphone atau telepon pintar menjadi barang yang teramat penting dalam kelangsungan hidup manusia. Bahkan keberadaannya nyaris menggeser posisi makanan sebagai kebutuhan primer yang menjadi asupan utama bagi tubuh.

Berdasarkan penelitian, seseorang bisa menghabiskan waktu 8 jam dalam sehari hanya untuk melihat smartphone miliknya, baik itu bentuknya android ataupun gadget. Tapi tentunya, dengan pemakaian berdurasi tinggi itu, kemampuan ponsel akan lebih cemat melemah.

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write Comments